Photobucket
Allah SWT always answers your request. May be not always with a YES, but always with the BEST.

MEMBATASI APLIKASI YANG DAPAT DIEKSEKUSI WINDOWS

Sebagian komputer yang disediakan untuk publik hanya digunakan untuk suatu keperluan yang spesifik. Sebagai contoh, warnet yang hanya menyediakan akses Internet atau rental komputer yang disediakan khusus untuk aplikasi pengetikan.

Pada komputer-komputer yang digunakan untuk hal spesifik seperti di atas, tidak diperlukan aplikasi lain seperti aplikasi game atau sejenisnya untuk berjalan di atasnya. Maka dari itu Anda dapat mengatur agar aplikasi tersebut terblokir dari komputer Anda. Caranya adalah sebagai berikut:


1.Jalankan Group Policy Editor dengan cara mengklik [Start]>[Run…]>gpedit.msc.

2.Pada folder Local Computer PolicyUser ConfigurationAdministrative TemplatesSystem carilah setting Don’t run specified Windows applications.

3.Klik ganda setting Don’t run specified Windows applications tadi, kemudian pilih [Enabled].

4.Di bagian bawahnya akan aktif sebuah opsi List of disallowed applications dengan tombol [Show] di belakangnya.

5.Klik tombol [Show] tersebut hingga muncul sebuah jendela baru.

6.Klik pada tombol [Add…] untuk menambahkan nama aplikasi yang akan diblokir. Klik tombol [Remove] untuk membuka proteksi.

7.Masukkan nama aplikasi pada kolom yang disediakan, misalnya winword.exe, powerpnt.exe dan sebagainya. Setelah itu klik [OK].

8.Jika Anda ingin menambahkan aplikasi lain ulangi langkah 6 dan 7, setelah itu klik [OK] dan [OK] sekali lagi.


Langkah di atas adalah untuk memblokir aplikasi tertentu. Masih ada satu cara lagi untuk memperketat sistem agar Anda tidak ”kebobolan”. Caranya yaitu dengan memanfatkan setting lainnya di Group Policy, Run only allowed Windows applications. Pada setting ini, pengguna hanya dapat menjalankan program tertentu yang telah Anda tentukan pada daftar List of Allowed Applications di Group Policy.

Cara mengaplikasikan trik ini tidak jauh berbeda dengan diatas. Berikut ini langkah-langkahnya:
1.Pada editor Group Policy, masuklah ke folder yang sama dengan langkah di atas.

2.Klik ganda setting Run only allowed Windows applications yang terdapat dibagian kanan window.

3.Klik [Enabled], kemudian klik tombol [Show] di List of allowed applications.

4.Klik tombol [Add…] lalu masukkan nama aplikasi yang ingin Anda perbolehkan untuk diakses. Langkah ini dapat Anda ulangi sebanyak program yang akan Anda beri ijin akses.

5.Terakhir, klik [OK]>[OK] lalu tutup jendela Group Policy.


Selanjutnya......

Membuat Folder Tanpa Nama

Ternyata kalau kita mau buat folder tanpa nama, ada triknya. Pada waktu kita membuat folder secara otomatis komputer akan memberi nama New Folder (klo adami New Folder Komputer memberi nama New Folder 1 dst.), setelah itu kita bisa mengganti namnya sesuai dengan keinginan kita. Tapi bagaimana kalau kita tidak mau memberi nama kepada folder tersebut ?
Sebenarnya untuk waktu kita coba membuat folder tanpa nama dengan cara menghapus nama kemudian enter komputer tetap memberi nama yaitu New Folder. Dan memang folder harus punya nama dan tidak boleh ada folder yang sama namanya dalam satu tempat.
Untuk membuat folder tanpa nama berikut caranya:
1. Buat Folder baru
2. Hapus namanya
3. Tekan Alt+0160(angka Pakai Keyboard sebelah kanan)
4. Enter

Karena folder tidak boleh ada yang sama namanya, maka tidak boleh ada folder yang tidak ada namanya dalam satu tempat.

Selesai kita baut folder tanpa Nama.
Gampangji toh.....? silahkan mencoba..




Selanjutnya......

TUTOR COMMAND PROMPT


•Untuk menjalankan command prompt ada 2 cara
Contoh:
Ketik di run “cmd” tanpa tanda petik (enter)
Start menu\all programs\accessories\command prompt

•Untuk keluar dari folder dan subfolder ketik cd..
Contoh :
C:\Documents and settings\ansar>cd.. (enter)
C:\Documents and settings>

•Untuk masuk ke folder ketik cd nama folder
Contoh :
C:\Documents and settings>cd ansar (enter)
C:\Documents and settings\ ansar >


•Untuk pindah ke drive ketik misalnya f:
Contoh :
C:\Documents and settings\burhan> F: (enter)

•Untuk membuat folder ketik md nama folder
Contoh :
F:\>md ansar

•Untuk membuat folder dengan 2 kata ketik md nama folder
Contoh : memakai petik 2 diawal nama folder
F:\>md “ansar (enter)

•Untuk melihat folder yang dibuat tadi ketik dir/w
Contoh :
F:\>dir/w (enter)

•Untuk menghapus folder yang dibuat tadi ketik rd nama folder
Contoh :
F:\>rd ansar
Contoh : memakai petik 2 diawal nama folder
F:\>rd “burhan yusuf (enter)

•Untuk memindahkan folder yang dibuat tadi ketik rd nama folder
Contoh :
F:\>md ansar
F:\>md ahmad
F:\> dir/w



F:\>move ansar ahmad
F:\>dir/w



•Untuk mengganti nama folder yang dibuat tadi ketik ren nama folder
Contoh :
F:\>ren ahmad asisten
F:\>dir/w



F:\>cd asisten
F:\>dir/w



•Untuk keluar dari command prompt ketik exit

****SELAMAT MENCOBA****

Selanjutnya......

Mengapa Berteriak ???


Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya;

"Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"

Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab;

"Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak."

"Tapi..." sang guru balik bertanya,

"Lawan bicaranya justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"


Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan. Sang guru lalu berkata;

"Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak.

Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."

Sang guru masih melanjutkan;

"Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?" Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya.

Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban.

"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."

Sang guru masih melanjutkan;

"Ketika anda sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu.
Ucapkanlah kata-kata yang bijak dan santun. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantu kita."

Sebuah pepatah bijak pernah terdengar :

" Sebuah ucapan yg tidak baiik yg terlontar, maka kita akan mendengar perkataan yg tidak enek didengar "

" Setiap tempat ada kata-kata yg tepat untuk diucapkan, dan setiap tempat ada kata-kata yg tepat untuk diucapkan "

Selanjutnya......

Keagungan Puasa Ramadhan

“Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada dengan suatu amalan yang lebih Aku cintai daripada dengan menunaikan kewajiban yang Aku bebankan kepadanya…”.

Kewajiban Bagi Kaum Yang Beriman
Allah ta’ala berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan kepada kalian untuk berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2] : 183).

Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam. Inilah kedudukannya (yang mulia) di dalam agama Islam. Hukumnya adalah wajib berdasarkan ijma’/kesepakatan kaum muslimin karena Al-Kitab dan As-Sunnah menunjukkan demikian.” (Syarh Riyadhush Shalihin, 3/380).


Ketika menjelaskan ayat di atas beliau mengatakan, “Allah mengarahkan pembicaraannya (di dalam ayat ini, pen) kepada orang-orang yang beriman. Sebab puasa Ramadhan merupakan bagian dari konsekuensi keimanan. Dan dengan menjalankan puasa Ramadhan akan bertambah sempurna keimanan seseorang. Dan juga karena dengan meninggalkan puasa Ramadhan akan mengurangi keimanan. Para ulama berbeda pendapat mengenai orang yang meninggalkan puasa karena meremehkannya atau malas, apakah dia kafir atau tidak? Namun pendapat yang benar menyatakan bahwa orang ini tidak kafir. Sebab tidaklah seseorang dikafirkan karena meninggalkan salah satu rukun Islam selain dua kalimat syahadat dan shalat.” (Syarh Riyadhush Shalihin, 3/380-381).

Menunaikan kewajiban merupakan ibadah yang sangat utama, karena kewajiban merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda membawakan firman Allah ta’ala (dalam hadits qudsi)
“Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada dengan suatu amalan yang lebih Aku cintai daripada dengan menunaikan kewajiban yang Aku bebankan kepadanya…” (HR. Bukhari [6502] dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu).

An-Nawawi mengatakan, “Di dalam hadits ini terdapat dalil yang menunjukkan bahwa mengerjakan kewajiban lebih utama daripada mengerjakan amalan yang sunnah.” (Syarh Arba’in li An-Nawawi yang dicetak dalam Ad-Durrah As-Salafiyah, hal. 265).

Syaikh As-Sa’di juga mengatakan, “Di dalam hadits ini terdapat pokok yang sangat agung yaitu kewajiban harus didahulukan sebelum perkara-perkara yang sunnah. Dan ia juga menunjukkan bahwa amal yang wajib itu lebih dicintai Allah dan lebih banyak pahalanya.” (Bahjat Al-Qulub Al-Abrar, hal. 116).

Al-Hafizh mengatakan, “Dari sini dapat dipetik pelajaran bahwasanya menunaikan kewajiban-kewajiban merupakan amal yang paling dicintai oleh Allah.” (Fath Al-Bari, 11/388).

Syaikh Prof. Dr. Ibrahim Ar-Ruhaili hafizhahullah mengatakan, “Amal-amal wajib lebih utama daripada amal-amal sunnah. Menunaikan amal yang wajib lebih dicintai Allah daripada menunaikan amal yang sunnah. Ini merupakan pokok agung dalam ajaran agama yang ditunjukkan oleh dalil-dalil syari’at dan ditetapkan pula oleh para ulama salaf.” Kemudian beliau menyebutkan hadits di atas. Setelah itu beliau mengatakan, “Maka hadits ini memberikan penunjukan yang sangat gamblang bahwa amal-amal wajib lebih mulia dan lebih dicintai Allah daripada amal-amal sunnah.” Kemudian beliau menukil ucapan Al-Hafizh Ibnu Hajar di atas (lihat Tajrid Al-Ittiba’ fi Bayan Tafadhul Al-A’maal, hal. 34).


Selanjutnya......

Recent Comments

Design by: Ahmad Ansar and MyWebInstant.com